By: DW

Dec 31 2009

Tags:

Category: Pulau Nias

Leave a comment

Aperture:f/4.8
Focal Length:180mm
ISO:200
Shutter:1/0 sec
Camera:NIKON D40X

 

Di tatapan matanya, ada kegalaun dan harapan. Ia seperti bocah yang lain yang harus berjuang untuk hidupnya dan keluarganya. Sayuran yang dibawanya berpuluh-puluh kilometer dari rumahnya ke pasar dengan harapan ada yang membeli di pasar dan jualannya habis serta membawa uang ke rumah. Nilainya barangkali tidak akan lebih dari Rp 15.000. Dia tidak naik angkutan umum karena itu hanya akan mengurangi pendapatannya yang belum tentu di dapatnya. Angkutan umum akan mengurasnya kurang lebih Rp 6.000. Dan dia dengan kakaknya perjalanan itu. 

Dan kepada merekalah semestinya uang negara yang berlimpah ini. Kekayaan negri yang digadaikan ini. Tetapi belatung-belatung itu telah membelikan mereka segala kemewahan dunia ini untuk mereka sendiri. Belatung-belatung negri ini telah menjarah apa yang seharusnya milik anak-anak ini. Belatung-belatung itu berdasi dan muncul di tv dan di koran setiap saat. Belatung-belatung itu sedang bermain-main dengan penderitaan manusia lainnya.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s

%d bloggers like this: